Iklan

terkini

Minim Perawatan hingga Ditumbuhi Rumput, Alokasi Dana Desa Lobusunut Dipertanyakan Warga

Lidinews
Rabu, Mei 20, 2026 WIB Last Updated 2026-05-20T08:32:24Z
Gambar : Minim Perawatan hingga Ditumbuhi Rumput, Alokasi Dana Desa Lobusunut Dipertanyakan Warga


Sumatera Utara, Tapanuli Utara, Parmonangan, Lidinews - Transparansi pengelolaan Dana Desa di Desa Lobusunut, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara, kembali menjadi sorotan warga.


Sejumlah ruas jalan desa yang menjadi urat nadi aktivitas ekonomi masyarakat dibiarkan tanpa perawatan hingga ditumbuhi rumput liar dan semak belukar. 


Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi jalan yang setiap hari dilintasi warga untuk bertani, bersekolah, dan mengangkut hasil bumi kini mulai menyempit.


Rumput liar menutup sebagian badan jalan, sementara drainase di sisi jalan tidak terawat.


Warga menilai minimnya atensi pemerintah desa tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat hujan.


Sorotan warga mengarah pada pos anggaran pemeliharaan infrastruktur yang bersumber dari Dana Desa. Mereka mempertanyakan realisasi anggaran tersebut karena tidak terlihat ada kegiatan perawatan rutin dalam beberapa bulan terakhir.


Sekretaris Forum Mahasiswa Bebas Bersuara (Formabes) Sumatera Utara, Kallistratos Rumabutar, yang turut mengawal aspirasi warga, menegaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui rincian penggunaan anggaran desa.


"Sesuai regulasi, Dana Desa itu memiliki pos anggaran yang jelas untuk pemeliharaan infrastruktur, mulai dari jalan, drainase, hingga fasilitas umum lainnya.


Namun faktanya di Lobusunut, warga belum melihat adanya realisasi perawatan yang maksimal. Pertanyaannya, dikemanakan anggaran tersebut?" kata Kallistratos kepada media, Senin (18/5).


Ia menambahkan, keresahan muncul karena warga melihat adanya ketimpangan antara alokasi anggaran dan kondisi di lapangan. Menurutnya, pembangunan dan pemeliharaan seharusnya dilakukan secara adil dan merata, bukan berdasarkan prioritas subjektif.


"Jangan sampai anggaran yang turun hanya dinikmati atau dirasakan untuk kepentingan segelintir pihak saja, sementara fasilitas publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak justru dibiarkan rimbun oleh rumput," tegasnya.


Menyikapi kondisi itu, warga bersama Formabes Sumut mendesak Pemerintah Desa Lobusunut segera membuka ruang dialog dan menyampaikan klarifikasi terbuka mengenai realisasi Dana Desa tahun berjalan, khususnya pada sektor pemeliharaan fisik.


Mereka juga meminta pemerintah desa turun langsung melakukan pembersihan dan perbaikan jalan.


Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Desa Lobusunut terkait besaran anggaran pemeliharaan tahun 2025-2026 maupun jadwal perawatan jalan yang dikeluhkan warga.


Transparansi anggaran dinilai menjadi kunci untuk meredam kegaduhan dan memulihkan kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan desa.



Editor : Arjuna H T Munthe


Komentar

Tampilkan

  • Minim Perawatan hingga Ditumbuhi Rumput, Alokasi Dana Desa Lobusunut Dipertanyakan Warga
  • 0

Tidak ada komentar:

Terkini