Iklan

terkini

Puluhan Siswa Diduga Alami Gangguan Kesehatan Usai Santap MBG, AMB Sumut Desak Polda Usut Tuntas

Kamis, September 17, 2026 WIB Last Updated 2026-09-17T13:31:29Z

 
Gambar : Puluhan Siswa Diduga Alami Gangguan Kesehatan Usai Santap MBG, AMB Sumut Desak Polda Usut Tuntas


Sumatera Utara, Medan, Lidinews — Aliansi Mahasiswa Bersuara (AMB) Sumatera Utara mendesak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengusut secara menyeluruh dugaan gangguan kesehatan yang dialami puluhan siswa di Kabupaten Asahan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG).


Desakan tersebut disampaikan Bung Gary Siagian. Ia meminta aparat penegak hukum memastikan penyebab munculnya keluhan kesehatan pada para siswa serta memeriksa seluruh pihak yang berkaitan dengan penyediaan dan distribusi makanan MBG tersebut.


Menurut Gary, insiden itu perlu ditangani secara transparan untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran terhadap standar keamanan dan kualitas makanan. Makanan yang diperuntukkan bagi pemenuhan gizi anak, menurutnya, harus memenuhi standar keamanan pangan yang ketat.


“Bagaimana mungkin makanan yang seharusnya memberikan nutrisi bagi anak-anak justru membuat mereka mengalami gangguan kesehatan? Ini harus diusut secara transparan dan tidak boleh berhenti pada pemeriksaan administratif,” ujar Gary kepada wartawan, Kamis (17/09/2026).


Gary mengatakan, dugaan insiden tersebut disebut berkaitan dengan makanan MBG yang berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Asahan. Namun, ia menekankan bahwa penyebab pasti gangguan kesehatan tersebut harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan penyelidikan yang berwenang.


AMB Sumut menyampaikan empat tuntutan terkait persoalan tersebut.


Pertama, AMB Sumut meminta Polda Sumut melakukan penyelidikan secara transparan dan profesional untuk mengungkap penyebab kejadian serta memastikan ada atau tidaknya pelanggaran.


Kedua, AMB Sumut meminta operasional SPPG Polres Asahan dihentikan dan izin operasionalnya dievaluasi apabila hasil pemeriksaan resmi membuktikan adanya pelanggaran yang menyebabkan siswa terdampak.


Ketiga, AMB Sumut mendesak dilakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap dapur serta penyedia MBG di Sumatera Utara guna memastikan penerapan standar keamanan pangan secara konsisten.


Keempat, AMB Sumut meminta agar biaya pengobatan siswa yang terdampak menjadi perhatian pihak pengelola dan instansi terkait sampai kondisi para siswa dinyatakan pulih sesuai hasil pemeriksaan medis.


Bung Gary Siagian juga meminta pemerintah dan aparat penegak hukum memberikan informasi secara terbuka mengenai perkembangan serta hasil pemeriksaan. Menurutnya, keterbukaan informasi diperlukan agar masyarakat memperoleh kepastian mengenai fakta yang sebenarnya terjadi.


“Kami meminta negara hadir untuk memastikan keselamatan anak-anak dan memberikan pertanggungjawaban yang jelas apabila ditemukan pelanggaran,” kata Gary.


AMB Sumut menyatakan akan menyampaikan aspirasi melalui aksi apabila tuntutan tersebut tidak memperoleh tindak lanjut. Mereka menegaskan bahwa penanganan persoalan harus mengutamakan keselamatan, kepastian fakta, serta pemulihan siswa yang terdampak.






(Editor : HFH)

Komentar

Tampilkan

  • Puluhan Siswa Diduga Alami Gangguan Kesehatan Usai Santap MBG, AMB Sumut Desak Polda Usut Tuntas
  • 0

Tidak ada komentar:

Terkini