Iklan

terkini

Aktivis Tapanuli Utara menyoroti kondisi Buruh Kian Tertekan, Ketimpangan dan Minimnya Perlindungan Jadi Sorotan

Lidinews
Jumat, Mei 01, 2026 WIB Last Updated 2026-04-30T17:45:40Z


Sumatera Utara, Tapanuli Utara - Menurut Bung Gary Siagian, Kondisi buruh di berbagai sektor industri dilaporkan semakin tertekan dalam beberapa tahun terakhir.


Kenaikan biaya hidup yang tidak sebanding dengan upah, serta lemahnya perlindungan tenaga kerja, menjadi faktor utama yang memperburuk situasi ini.


Sejumlah pekerja mengaku harus bekerja lebih lama dengan beban kerja yang meningkat, namun tanpa kompensasi yang layak. Sistem kerja kontrak dan alih daya (outsourcing) juga dinilai membuat posisi buruh semakin rentan, karena minimnya kepastian kerja dan terbatasnya akses terhadap jaminan sosial.


Menurut bung gary siagian, “Setiap tahun kebutuhan hidup naik, tapi gaji kami tidak cukup untuk menutup semua itu. Banyak dari kami terpaksa mencari pekerjaan tambahan,” ujar salah satu buruh pabrik yang enggan disebutkan namanya.


Laporan dari organisasi pekerja menunjukkan adanya peningkatan kasus pelanggaran hak buruh, mulai dari keterlambatan pembayaran upah hingga pemutusan hubungan kerja secara sepihak. Di sisi lain, akses buruh terhadap jalur hukum dinilai masih terbatas, baik karena kurangnya informasi maupun biaya yang harus ditanggung.


Menurut pengamat ketenagakerjaan, menilai bahwa kondisi ini mencerminkan ketimpangan dalam hubungan industrial. “Buruh berada pada posisi yang lemah dalam negosiasi, sementara regulasi yang ada belum sepenuhnya mampu melindungi mereka secara efektif,” jelasnya.


Pemerintah sendiri menyatakan bahwa berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan buruh, termasuk melalui program jaminan sosial dan pelatihan kerja. Namun, banyak pihak menilai implementasi kebijakan tersebut masih belum merata.


Aksi dan unjuk rasa buruh pun diperkirakan akan  dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi yang dianggap semakin tidak adil. Para pekerja berharap adanya perubahan nyata yang dapat memberikan kepastian dan perlindungan bagi mereka di tengah tekanan ekonomi yang terus meningkat.


Situasi ini menjadi pengingat bahwa peran buruh sebagai tulang punggung ekonomi perlu diimbangi dengan kebijakan yang berpihak pada keadilan dan kesejahteraan tenaga kerja.



Editor : Arjuna H T Munthe

Komentar

Tampilkan

  • Aktivis Tapanuli Utara menyoroti kondisi Buruh Kian Tertekan, Ketimpangan dan Minimnya Perlindungan Jadi Sorotan
  • 0

Tidak ada komentar:

Terkini