Iklan

terkini

Kinerja Pemkab Toba Disorot, Aliansi Masyarakat Toba Soroti Infrastruktur dan Pelayanan Publik

Sabtu, September 19, 2026 WIB Last Updated 2026-09-19T09:22:32Z

Gambar : Kinerja Pemkab Toba Disorot, Aliansi Masyarakat Toba Soroti Infrastruktur dan Pelayanan Publik



‎Sumatera Utara, Toba, Lidinews — Kinerja Pemerintah Kabupaten Toba di bawah kepemimpinan Bupati Effendi Napitupulu menjadi sorotan Aliansi Masyarakat Toba. Sejumlah persoalan, khususnya terkait kondisi infrastruktur dan pelayanan publik, disebut masih menjadi keluhan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Toba.

‎Sorotan tersebut disampaikan Bung Gary Siagian. Ia mengatakan, keluhan mengenai kondisi jalan dan infrastruktur yang dinilai belum tertangani secara optimal terus disampaikan masyarakat kepada pemerintah di tingkat desa, kecamatan, hingga pemerintah kabupaten.

‎“Keluhan ini bukan muncul tiba-tiba. Warga sudah menyampaikan persoalan kepada kepala desa, camat, bahkan kepada pihak pemerintah kabupaten. Namun, yang sering diterima masyarakat adalah diminta untuk bersabar dan menunggu,” ujar Gary kepada wartawan, Sabtu (19/09/2026).

‎Menurutnya, kondisi jalan dan infrastruktur memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat. Jalan yang mengalami kerusakan dapat berdampak terhadap aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta mobilitas masyarakat sehari-hari.

‎Gary menilai pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih serius terhadap keluhan tersebut. Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui arah kebijakan pembangunan serta sejauh mana program pemerintah memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.

‎Selain infrastruktur, Aliansi Masyarakat Toba juga menyoroti kualitas pelayanan publik. Pemerintah daerah dinilai perlu memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan secara cepat, mudah, transparan, dan responsif.

‎“Pelayanan publik merupakan kewajiban pemerintah. Ketika masyarakat masih mengeluhkan pelayanan yang lamban, berbelit-belit atau kurang responsif, tentu hal itu perlu menjadi bahan evaluasi,” kata Gary.

‎Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Toba melakukan evaluasi secara terbuka terhadap program pembangunan yang telah dilaksanakan, termasuk memastikan penggunaan anggaran daerah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎“Jangan sampai masyarakat hanya melihat perencanaan dan seremoni pembangunan, sementara persoalan mendasar seperti jalan rusak dan pelayanan publik masih menjadi keluhan,” tegasnya.

‎Gary menambahkan, pemerintah daerah perlu membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan masyarakat agar setiap persoalan dapat ditindaklanjuti berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan.

‎“Kalau ada program yang belum efektif, harus diperbaiki. Kalau ada kebijakan yang belum menyentuh kebutuhan masyarakat, harus dievaluasi. Begitu juga dengan pelayanan birokrasi, harus terus dibenahi,” ujarnya.

‎Aliansi Masyarakat Toba berharap pemerintah daerah tidak hanya memberikan jawaban kepada masyarakat, tetapi juga menunjukkan tindak lanjut yang dapat dilihat dan dirasakan secara nyata.

‎“Masyarakat membutuhkan pemerintah yang hadir dan bekerja berdasarkan kebutuhan rakyat. Ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya apa yang direncanakan, tetapi juga hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Gary.




(Editor : HFH)

Komentar

Tampilkan

  • Kinerja Pemkab Toba Disorot, Aliansi Masyarakat Toba Soroti Infrastruktur dan Pelayanan Publik
  • 0

Tidak ada komentar:

Terkini