![]() |
| Gambar : PPR-SU Segera Gelar Aksi di Kejaksaan Tinggi Sumut, Desak Pengusutan Dugaan Korupsi di Disdik Labuhanbatu. Lidinews |
Sumatera Utara, Sumatera Utara, Lidinews – Gelombang desakan terhadap penegakan hukum kembali menguat. Persatuan Pemuda Revolusi Sumatera Utara (PPR-SU) memastikan akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dalam waktu dekat.
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk tekanan moral kepada aparat penegak hukum agar segera mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi yang diduga terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik).
Ketua Umum PPR-SU Heri Hasibuan, menegaskan bahwa setiap dugaan penyimpangan anggaran yang berpotensi merugikan keuangan negara maupun daerah tidak boleh dibiarkan berlarut-larut tanpa kejelasan proses hukum.
Menurutnya, aparat penegak hukum harus bertindak cepat, profesional, dan transparan dalam menindaklanjuti setiap laporan yang telah disampaikan masyarakat.
"Kami menilai dugaan penyimpangan anggaran yang terjadi harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Jangan sampai muncul kesan bahwa ada pihak-pihak tertentu yang kebal hukum. Semua harus diproses sesuai aturan yang berlaku," tegas Heri Hasibuan, Senin (22/06/2026).
Ia menambahkan, aksi yang akan digelar merupakan bentuk partisipasi aktif pemuda dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
PPR-SU berkomitmen untuk terus mengawasi jalannya proses hukum hingga ada kejelasan dari pihak berwenang.
"Kami meminta agar setiap informasi maupun laporan yang berkaitan dengan dugaan penyimpangan anggaran dapat ditindaklanjuti secara serius. Penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu dan tidak boleh tebang pilih," ujar Heri.
Lebih lanjut, Heri mengungkapkan bahwa aksi tersebut akan melibatkan berbagai elemen pemuda dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap upaya pemberantasan korupsi di Sumatera Utara.
Massa aksi nantinya akan menyampaikan aspirasi secara terbuka dan mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk segera mengambil langkah konkret terhadap laporan yang telah berkembang di tengah masyarakat.
"PPR-SU tidak akan tinggal diam. Kami akan terus mengawal persoalan ini sampai ada kepastian hukum yang jelas. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah uang rakyat dikelola secara bertanggung jawab dan tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," tambahnya.
PPR-SU menegaskan akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut dan memastikan aspirasi masyarakat terkait pemberantasan korupsi mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.
Editor : Arjuna H T Munthe



Tidak ada komentar:
Posting Komentar